• Jumat, 9 Desember 2022

Dinilai Mengganggu, Jumhadi Minta DPMPTSP Kota Serang Cabut Izin Ternak di Pasuluhan

- Selasa, 22 November 2022 | 11:51 WIB
Ketua Komisi II DPRD Kota Serang Jumhadi saat diwawancarai awak media (Dok. BE)
Ketua Komisi II DPRD Kota Serang Jumhadi saat diwawancarai awak media (Dok. BE)

BantenEkspose.ID - Terkait keluhan warga dan ratusan santri terkait bau yang menyengat dari ternak ayam, Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, Jumhadi angkat bicara.

Jumhadi mengatakan dengan tegas kepada dinas terkait atau Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang untuk mencabut izin ternak ayam karena sudah jelas sudah melanggar peruntukannya.

"Sudah jelas diaturannya daerah Walantaka itu tidak boleh ada ternak ayam. Apalagi ini mengganggu kenyamanan santri dan masyarakat," kata Jumhadi saat dihubungi melalui sambung teleponnya, Selasa 22 November 2022.

Baca Juga: Viral, Ratusan Santri Ponpes Sabilurrahman dan Warga Keluhkan Bau Ternak Ayam di Link Pasuluhan

"Saya meminta dengan tegas kepada dinas perizinan (DPMPTSP) untuk mencabut izinnya," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ratusan santri dari Ponpes Sabilurrahman, Lingkungan Pasuluhan, Kelurahan Pasuluhan, Kecamatan Walantaka dan warga mengeluhkan bau yang menyengat yang ditimbulkan oleh ternak ayam yang berada diwilayahnya.

Menurut video yang beredar, selain bau yang menyengat dari ternak ayam. Mereka mengaku sudah mengalami beberapa gejala penyakit akibat ternak ayam tersebut.

Baca Juga: Bantu Evakuasi dan Penanganan Gempa Bumi CIanjur, Polri Tim SAR Satbrimob Polda Jabar

"Baunya menyengat akibat ternak ayam yang lokasinya tidak jauh dari Ponpes Sabilurrahman. Bahkan sudah ada gejala penyakit yang dialami oleh santri," ucapnya dalam video yang disebutkan hari Senin 21 November 2022 malam.

Halaman:

Editor: Herliana A Saputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X