Gugus Mitigasi Lebak Selatan Desa Panggarangan, Raih Penghargaan UNESCO IOC Tsunami Ready Village

- Minggu, 27 November 2022 | 07:17 WIB
Ketua GMLS Abah Lala, saat menerima penghargaag di kegiatan Indian Ocean Tsunami Ready Hybrid Workshop (IOTRHW) (dil/Dok BE)
Ketua GMLS Abah Lala, saat menerima penghargaag di kegiatan Indian Ocean Tsunami Ready Hybrid Workshop (IOTRHW) (dil/Dok BE)

Bantenekspose.ID - Mengkampanyekan potensi bahaya tsunami dengan kearifan lokal, Gugus Mitigasi Lebak Selatan meraih penghargaan di acara Indian Ocean Tsunami Ready Hybrid Workshop (IOTRHW).

Diketahui kegiatan Indian Ocean Tsunami Ready Hybrid Workshop (IOTRHW), digelar di Tanjung Benoa Bali.

Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) merupakan salah satu komunitas yang diundang dan mempresentasikan makalhnya di gelaran Indian Ocean Tsunami Ready Hybrid Workshop (IOTRHW)

Baca Juga: Surat Taha Ayat 81, Terjemah dan Tafsir Ayat, Manusia Dilarang Bersikap Seperti ini, Mengundang Murka Allah

Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) merupakan sebuah komunitas di Desa Panggarangan Kabupaten Lebak - Banten, yang menyadarkan masyarakat tentang potensi bahaya Tsunami,

GMLS yang diketuai Abah Lala ini, melakukan kegiatannya melalui pendekatan kearifan lokal, yang tumbuh dan berkembang di masyarakat Lebak Selatan.

Bentangan pantai dari kawasan Muara Binuangeun hingga Pelabuhanratu Sukabumi, Jawa Barat, merupakan kawasan yang berpotensi terjadinya tsunami.

Baca Juga: PT Social Bella Indonesia Kembali Buka Loker Cikupa, Simak Syarat dan Penempatannya!

Pada gelaran Indian Ocean Tsunami Ready Hybrid Workshop (IOTRHW), yang berlangsung dari 22 hingga 26 November 2022, GMLS mempresentasikan tentang pendekatan kearifan lokal dalam menyadarkan masyarakat, soal potensi bahaya Tsunami.

Pendekatan kearifan lokal itu pula, menjadikan GMLS meraih penghargaan di kegiatan yang diselenggarakan oleh UNESCO-IOCIOTIK, UNESCO -IOC/IOTWMS Secretariat, UNESCAP dan BMKG.

Halaman:

Editor: Saeroji Al Ghazaly

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X