Jelang Akhir Tahun, Kota Serang Alami Kenaikan Inflasi Dari Berbagai Sektor

- Senin, 5 Desember 2022 | 16:18 WIB
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Serang, Yudi Suryadi usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional terkait Pencegahan inflasi Daerah di akhir tahun, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dilaksanakan secara Zoom Meeting di Comand Workspace Diskominfo Kota Serang,  (Dok. BE)
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Serang, Yudi Suryadi usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional terkait Pencegahan inflasi Daerah di akhir tahun, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dilaksanakan secara Zoom Meeting di Comand Workspace Diskominfo Kota Serang, (Dok. BE)

BantenEkspose.ID - Jelang akhir tahun 2022, Kota Serang mengalami kenaikan inflasi pada kuartal bulan November 2022 berdasarkan Year Of Year sebesar 7,56 Persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 117,26 persen.

Untuk Kota Serang sendiri terkait inflasi sudah dalam pembahasan ditingkat Provinsi, terdapat beberapa daerah di provinsi Banten dari masing masing kabupaten dan kota termasuk Kota Serang masih terbilang cukup tinggi inflasi daerahnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Serang, Yudi Suryadi usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional terkait Pencegahan inflasi Daerah di akhir tahun, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dilaksanakan secara Zoom Meeting di Comand Workspace Diskominfo Kota Serang, Senin 5 Desember 2022.

Baca Juga: Bertanding Sore Ini, Simak Prediksi Persita Tangerang VS Bali United di BRI Liga 1

Pada kesempatan tersebut, Yudi Suryadi menyampaikan bahwa inflasi Kota Serang dibulan November ini mengalami angka kenaikan dari Year Of Year (DoY) sebesar 7,56 Persen, Year to Date (YtD) sebesar 6,77 Persen dan dari Month to Month (MtM) sebesar 0,21 Persen

“Sebenarnya kalau dilihat, kita cukup tinggi Inflasinya, namun ternyata pergerakannya ada daerah lain yang masih tinggi, disamping itu tetap kita harus terus mengupayakan agar kebutuhan sembako di kota serang terkendali," kata Yudi Suryadi.

Yudi Suryadi menjelaskan, Kota Serang mengalami kenikan inflasi sekitar 0,02 Persen dari yang sebelumnya 7,54 Persen menjadi 7,55 Persen yang disebabkan dari beberapa faktor.

Baca Juga: Kembali Dipanggil Bermain Memperkuat Timnas Indonesia di Ajang Piala AFF 2022, Ini Kata Saddil Ramdani

“Ada beberapa yang ikut mendorong inflasi di kota serang seperti telur ayam, beras, rokok keretek filter, tomat, minyak goreng, tarif parkir, pengharum cucian, sabun mandi dan ongkos jait," jelas Yudi Suryadi.

Halaman:

Editor: Herliana A Saputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X