Tragedi Kanjuruhan Arema FC vs Persebaya, Ratusan Nyawa Melayang, Ketua DPD RI LaNyalla Ungkapkan Hal ini

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:01 WIB
Ketua DPD RI LaNyalla, sampaikan duka atas tragedi Kanjuruhan yang menjadi catatan kelam sepak bola nasional (Instagram @dpdri)
Ketua DPD RI LaNyalla, sampaikan duka atas tragedi Kanjuruhan yang menjadi catatan kelam sepak bola nasional (Instagram @dpdri)

BantenEkspose.ID - Pertandingan Arema FC vs Persebaya yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang, berakhir tragis ratusan nyawa melayang.

Duel Arema FC vs Persebaya Stadion Kanjuruhan Malang tersebut berlangsung sengit, dimenangkan Persebaya dengan skor 2-3. Namun tragisnya ratusan nyawa melayang.

Tragedi Kanjuruhan, saat laga Arema FC vs Persebaya ini menjadi duka dan disesalkan semua kalangan. Salah satunya ungkapan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, yang menyesalkan peristiwa ratusan nyawa melayang itu terjadi.

Baca Juga: Loker Karawang, Lowongan Kerja di PT Jaya Neos Teknik, Cek Wilayah Penempatan dan Syaratnya Disini

Dalam akun instagram @dpdri, LaNyalla minta semua pihak untuk mengevaluasi pola stewards sesuai regulasi FIFA.

LaNyalla, menyesalkan pola penanganan terhadap suporter yang turun ke stadion oleh polisi dengan menghajar dan menembaki gas air mata.

Menurutnya, pola penangan tersebut terimbas kepada penonton yang ada di tribun.

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Singkat Bulan Maulid, Meneladani Sifat Pemaaf Rasulullah SAW

LaNyalla menyebut, akibat kepanikan massal dan dampak dari gas air mata, ratusan orang berdesakan yang ingin keluar dari tribun menjadi korban.

“Larangan penggunaan gas air mata itu telah diatur FIFA dan tertuang pada Bab III tentang Stewards, pasal 19 soal Steward di pinggir lapangan," kata LaNyalla, Minggu 2 Oktober 2022.

Halaman:

Editor: Saeroji Al Ghazaly

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X