Kembangkan Masyarakat Siaga Potensi Gempa dan Tsunami, Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Sampaikan ini

- Sabtu, 26 November 2022 | 10:49 WIB
Gugus Mitigasi Lebak Selatan saat menyampaikan paparan tentang membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya Tsunami (dil/Dok BE)
Gugus Mitigasi Lebak Selatan saat menyampaikan paparan tentang membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya Tsunami (dil/Dok BE)

BantenEkspose.ID - Gugus Mitigasi Lebak Selatan, satu-satunya komunitas Provinsi Banten yang mewakili Indian Ocean Tsunami Ready Hybrid Workshop (IOTRHW) di Bali.

Gugus Mitigasi Lebak Selatan menjadi bagian dari kegiatan IOTRHW yang diselenggarakan oleh UNESCO-IOCIOTIK, UNESCO -IOC/IOTWMS Secretariat, UNESCAP dan BMKG.

Diketahui kegiatan Indian Ocean Tsunami Ready Hybrid Workshop (IOTRHW) dilaksanakan di The Sakala resort Hotel Tanjung Benoa, Bali

Baca Juga: Loker Pekanbaru, PT Epsindo Jaya Pratama Buka Lowongan Kerja, ini Syarat dan Ketentuannya

Peserta yang hadir IOTRHW yang digelar Selasa 22 hingga Sabtu 26 November 2022, salah satunya Gugus Mitigasi Lebak Selatan Komunitas dari Provinsi Banten, Desa Panggarangan Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak.

Adapun peserta hadir pada IOTRHW di Benoa Bali, dari berbagai negara diantaranya Indonesia, India, Pakistan, Iran, Mandagascar, Timur Leste, Seycheles, Maldives, Jerman, dan juga berbagsi organisasi baik lokal maupun Internasional.

Sejumlah organisasi baik lokal dan Internasional itu, yang memiliki perhatian pada tercapainya pada siaga Tsunami.

Baca Juga: Loker Lampung, PT Primadaya Plastisindo Tbk Buka Lowongan Kerja, ini Syarat dan Ketentuannya

Pada kesempatan pertama di IOTRHW itu, Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Abah Lala, berbagi pengalaman terkait dengan inisiasi masyarakat tentang siaga tsunami.

Abah Lala merupakan salah seorang penggerak komunitas siaga tsunami Desa Panggarangan Kabupaten Lebak, Banten.

Halaman:

Editor: Saeroji Al Ghazaly

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X