Dede Yusuf Sayangkan Penggunaan Gas Air Mata Tragedi Stadion Kanjuruhan

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 07:00 WIB
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf M.E
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf M.E

Total ada 448 korban dalam Tragedi Kanjuruhan dengan rincian 302 orang mengalami luka ringan, 21 orang luka berat, dan 125 orang meninggal dunia. Kabar terbaru, jumlah korban kini pun bertambah.

Diketahui, pihak kepolisian menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk ke lapangan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 itu. 

Baca Juga: Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Soal Tragedi Kanjuruhan Kapolri Tegaskan Hal ini

Bahkan gas air mata juga ditembakkan ke bangku tribun sehingga membuat penonton berlarian berusaha keluar dari stadion.

Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mengungkapkan banyaknya korban jiwa disebabkan situasi panik karena chaos hingga ada yang terinjak-injak, meski secara medis penyebab kematian diduga karena sesak napas. 

Dede Yusuf pun mempertanyakan tindakan yang dilakukan aparat. Menurutnya, harus ada pertanggungjawaban dari stakeholder terkait. 

Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan, Gelaran PSIS Semarang vs Bhayangkara FC Ditunda, Panpel PSIS Ungkapkan ini

Khususnya, kata Dede Yusuf, pihak-pihak yang terlibat pada penyelenggaraan pertandingan tersebut. 

“Kita tidak boleh selesai hanya sampai dukacita. Harus ada yang tanggung jawab. Panitia pelaksana, PSSI, lantas aparat atas tindakan represifnya hingga sampai seperti itu,” tegas Dede Yusuf. ***

Halaman:

Editor: Herliana A Saputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fadli Zon Beri Dua Catatan Jelang Tahun 2023

Kamis, 29 Desember 2022 | 11:20 WIB
X